• bertempat di jalan Bhayangkara no. 9 Dompu Kode Pos 84211
  • Pemeriksaan Pasukan
  • Kapolres Dompu sedang bercengkrama dengan warga yang sedang berdemo di kantor Camat Woja
  • Kapolda NTB di wawancarai oleh wartawan setelah melaksanakan arahan kepda seluruh personil Polres Dompu
TRI BRATA : KAMI POLISI INDONESIA 1. BERBHAKTI KEPADA NUSA DAN BANGSA DENGAN PENUH KETAQWAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA, 2. MENJUNJUNG TINGGI KEBENARAN, KEADILAN DAN KEMANUSIAAN DALAM MENEGAKKAN HUKUM NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA YANG BERDASARKAN PANCASILA DAN UNDANG - UNDANG DASAR 1945, 3.SENANTIASA MELINDUNGI, MENGAYOMI DAN MELAYANI MASYARAKAT DENGAN KEIKLASAN UNTUK MEWUJUDKAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN. CATUR PRASETYA : "SEBAGAI INSAN BHYANGKARA, KEHORMATAN SAYA ADALAH BERKORBAN DEMI MASYARAKAT, BANGSA DAN NEGARA" UNTUK: 1.MENIADAKAN SEGALA BENTUK GANGGUAN KEAMANAN, 2. MENJAGA KESELAMATAN JIWA RAGA, HARTA BENDA DAN HAK ASASI MANUSIA, 3. MENJAMIN KEPASTIAN HUKUM, 4. MEMELIHARA PERASAAN TENTRAM DAN DAMAI

Rabu, 17 Oktober 2012

WARGA BLOKIR JALAN IMBAS DARI PERKELAHIAN ANTAR WARGA




Dompu – Dampak dari Perkelahian antar warga yang terjadi pada Hari Minggu Tanggal 14 Oktober 2012 dan Hari Senin Tanggal 15 Oktober 2012 yaitu rusaknya rumah warga di sekitar lokasi akibat dari lemparan batu pada perkelahian antar warga tersebut, sehingga warga pemilik rumah merasa dirugikan dengan rusaknya rumah milik mereka, pada hari Senin Tanggal 15 Oktober 2012 pukul 11.00 Wita para Warga pemilik rumah yang rusak (Warga Kel. Ginte, Kel. Kendai Dua) melakukan aksi pemblokiran jalan di Jalan Lintas Sumbawa – Dompu (Jalan Kel. Kendai dua, Kec. Woja) menuntut kepada Pemerintah Kab. Dompu agar dapat menyelesaikan konflik antar kedua Kelurahan tersebut supaya tidak timbul korban dan kerusakan yang lebih besar lagi

Akhirnya Polres Dompu pun memfasilitasi Dialog Pemkab Dompu melalui pihak Kelurahan Kendai Dua dengan Warganya , akhirnya menghasilkan kesepakatan, antara lain :

1.     Masyarakat Lingkungan Kendai Dua akan menyelesaikan permasalahan tersebut secara internal, Masyarakat Lingkungan Ginte juga mengharapkan peranan Kepolisian dan pihak – pihak yang berwenang untuk dapat memediasi dan mengamankan proses penyelesaian permasalahan pemuda antar kedua Kelurahan tersebut.
2.     Pihak Pemerintah akan menindak lanjuti permasalahan ganti rugi bagi masyarakat korban perkelahian antar warga tersebut.

Pada dialog tersebut hadir pula Danramil Woja, Dialog berakhir  pada Pukul 12.00 Wita, Jalan Lintas Sumbawa – Dompu pun kemudian dibuka kembali dan Warga membubarkan diri.

Kegiatan tersebut diamankan oleh personel Polres Dompu dan Polsek Woja, hingga sampai saat ini personel Polres Dompu masih disiagakan di Lokasi Perkelahian Antar Warga tersebut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar